Jakarta – Puluhan ribu driver ojek online rencananya akan melakukan demo besar-besaran pada Selasa siang (20/5/2025). Mereka juga disebutkan akan mematikan pesanan selama aksi hari ini.
Pantauan CNBC Indonesi selama pagi hari ini masih ada beberapa orang driver yang digunakan ‘narik’ dalam beberapa titik. Beberapa juga masih menerima pesanan seperti pengantaran penduduk lalu makanan.
Beberapa driver masih berpakaian lengkap jaket juga helm khas ojol. Namun memang benar ada beberapa jumlah driver yang digunakan memilih tak menggunakan jaket ojol dari aplikator.
Mereka tetap mengambil pesanan tanpa seragam lantaran takut terkena diberhentikan.
Dia mengaku tak terlibat demo hari ini akibat merasa akan kalah. Kecuali jikalau semua driver kompak untuk mematikan pemesanan, namun hal itu sulit dijalankan lantaran permintaan sehari-hari para driver.
“Tapi keinginan warga beda-beda,” ujarnya.
Sejumlah driver lainnya mengaku akan bergabung demo. Namun pagi ini permanen ambil pesanan.
“Ikut. Nanti [titik aksi] muter-muter,” jelas driver itu.
Sementara itu sebagian penumpang mengaku harus mengantisipasi cukup lama atau titik driver cukup jarak jauh ketika dipesan. Seorang penumpang mengungkapkan biasanya dengan segera mendapatkan pemesanan dalam tempat Palmerah, namun hari ini harus mengawaitu hingga mendapatkan pengemudi.
Next Article Demo Besar-besaran Ojol 17 Februari 2025, Ini adalah Tuntutan Driver
Artikel ini disadur dari Driver Ojol Ungkap Alasan Tak Ikut Matikan Aplikasi











