Jakarta – Kota-kota metropolitan di Nusantara kerap menghadapi tantangan besar pada pengelolaan sampah akibat tingginya kepadatan penduduk lalu intensitas aktivitas ekonomi, sehingga diperlukan solusi pada pengelolaan sampah perkotaan. Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebagai titik pengumpulan sampah seringkali mengalami kelebihan kapasitas kemudian kurang mendapatkan pemantauan yang mana optimal.
Menjawab tantangan tersebut, BigVision dari BigBox AI, yang digunakan merupakan solusi Big Informasi & Artificial Intelligence unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), hadir sebagai pembaharuan untuk mengupayakan pengelolaan sampah kota yang dimaksud lebih lanjut efektif.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom terus berupaya menghadirkan bermacam solusi digital berbasis teknologi terkini seperti Artificial Intelligence yang relevan dan juga dapat menjawab tantangan nyata dalam masyarakat.
“Melalui BigVision dari BigBox AI, Telkom turut berkontribusi di mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih banyak cerdas, efisien, juga berkelanjutan demi menciptakan masa depan kota yang digunakan lebih tinggi hijau serta sehat,” ungkap Ririek di keterang resmi, Kamis (15/5/2025).
BigVision adalah platform digital monitoring berbasis CCTV dengan teknologi Artificial Intelligence yang salah satu fungsinya dapat digunakan untuk memantau pengelolaan TPS secara real-time. Teknologi ini mampu membantu di memantau status TPS ke berubah-ubah wilayah lewat satu dashboard.
Teknologi deteksi sampah dari BigVision dapat menjaga dari penumpukan sampah yang tersebut berdampak negatif terhadap lingkungan, sekaligus melindungi kebersihan dan juga kesegaran lingkungan kota secara keseluruhan. BigVision bekerja secara efisien kemudian dilengkapi berubah-ubah fasilitas canggih untuk memberikan visualisasi status TPS di bentuk dashboard yang mudah-mudahan dipahami.
Ketika TPS penuh, dashboard akan menampilkan lambang dengan ikon merah, sedangkan TPS yang tersebut masih dapat menampung sampah ditandai dengan ikon biru. Fitur lainnya mencakup estimasi waktu sibuk, yang mana dapat membantu di memprediksi kapasitas TPS sehingga menjauhi penumpukan sampah yang digunakan berlebih. Selain itu, notifikasi otomatis yang mana dikirim melalui messenger turut mempermudah koordinasi antar pelaku dalam lapangan ketika mengangkut sampah.
Lebih lanjut, media ini juga menyediakan akses ke rekaman CCTV ke TPS untuk memantau keadaan ke lapangan. Dengan adanya ciri seperti analisis grafik, riwayat pemakaian TPS, serta deteksi kerusakan, BigVision menjadikan proses monitoring lalu pengelolaan sampah berbasis Artificial Intelligence lebih lanjut efisien lalu optimal.
Selain meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, BigVision juga memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan. Dari sisi lingkungan, BigVision membantu mempertahankan kebersihan kota dengan tambahan baik, mengempiskan risiko pencemaran akibat sampah yang mana menumpuk, dan juga menggalang acara lingkungan bersih yang tersebut berkelanjutan. Sedangkan dari aspek tata kelola, BigVision dapat meningkatkan kekuatan upaya pemerintah pada mengatur sampah kota dengan lebih tinggi efektif.
“Kami percaya bahwa teknologi berperan penting di pengelolaan kota yang tersebut berkelanjutan, di antaranya menangani isu-isu kritis seperti pengelolaan sampah. Oleh sebab itu, kami hadirkan BigVision dari BigBox Kecerdasan Buatan untuk membantu kota-kota di dalam Negara Indonesia berubah jadi lebih tinggi pintar, berkelanjutan lalu tentunya akan berdampak positif bagi kemajuan kota dan juga warga ke dalamnya,” ujar EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa.
Dengan penerapan BigVision, fokus penanganan sampah juga sanggup dibarengi dengan upaya merancang kota yang dimaksud tambahan berkelanjutan ke masa depan. Solusi BigVision menjadi langkah awal menuju kota pintar yang digunakan lebih tinggi bersih juga terintegrasi secara digital. Inisiatif ini tidaklah hanya sekali menyokong program keberlanjutan global, lebih tinggi lanjut juga memberikan contoh bagi kota-kota lain di Tanah Air untuk mengadopsi teknologi sama di mengatasi permasalahan urban.
Pada dasarnya, BigVision dapat dimanfaatkan oleh bermacam pihak di dalam banyak sektor. Terlebih berkat keandalan tiga layanan unggulannya, meliputi Face Recognition, Object Detection, serta Optical Character Recognition (OCR). Face Recognition dari BigVision menyediakan API FaceID untuk mendeteksi, mengenali, kemudian memprofil wajah baik dari gambar atau video di sistem keamanan. Sementara Object Detection memungkinkan deteksi lalu penghitungan objek secara real-time melalui kamera atau CCTV. Teknologi ini bermanfaat pada pemantauan lingkungan, pengawasan kemudian lintas, juga analisis perilaku konsumen di sektor ritel.
BigVision telah terjadi bersertifikat ISO 27001, menghadirkan analitik cerdas berbasis data yang mana aman lalu efisien. BigVision dapat menggalang kebijakan strategis, salah satunya di menyukseskan kota yang digunakan berkelanjutan seperti membantu pengelolaan sampah atau tata kelola kota yang tersebut dapat berdampak positif terhadap lingkungan. Temukan solusi BigBox Kecerdasan Buatan lainnya di https://bigbox.ai/ .
Next Article Telkom Ngebut Garap Teknologi AI 2025, Bos Digital Ungkap Rencananya
Artikel ini disadur dari Gokil! Telkom Punya Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI











