Usai telepon Putin, Trump sebut Kota Moskow serta Kiev akan berunding

Usai telepon Putin, Trump sebut Daerah Perkotaan Ibu Kota Rusia juga Kiev akan berunding

Washington – Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump pada Mulai Pekan menyatakan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Presiden Rusia 'berjalan sangat baik', dan juga Ibu Kota Rusia lalu Kiev dijadwalkan untuk "segera" memulai negosiasi gencatan senjata.

"Rusia lalu negeri Ukraina akan segera memulai negosiasi menuju Gencatan Senjata dan, yang mana lebih besar penting, MENGAKHIRI Perang. Persyaratan untuk itu akan dinegosiasikan antara kedua pihak, sebagaimana mestinya, akibat mereka itu mengetahui rincian negosiasi yang tersebut tidak ada akan diketahui warga lain," kata Trump di sebuah unggahan dalam media sosial.

"Vatikan, sebagaimana diwakili oleh Paus, telah terjadi menyatakan bahwa mereka itu akan sangat tertarik untuk berubah menjadi tuan rumah perundingan tersebut. Biarkan prosesnya dimulai!" imbuhnya.

Trump menggambarkan panggilan teleponnya selama dua jam dengan Kepala Negara Rusia sebagai "luar biasa," dengan mengungkapkan bahwa Kota Moskow ingin melakukan perdagangan "skala besar" dengan Negeri Paman Sam setelahnya konflik berakhir.

Ia menggambarkan kemungkinan hubungan komersial antara Amerika Serikat lalu Rusia "tidak terbatas," dan juga menambahkan bahwa negara Ukraina "dapat berubah menjadi penerima faedah besar pada perdagangan, pada rute merancang kembali negaranya."

Sementara itu, pada pengarahan pers di Sochi, Kepala Negara Rusia menggambarkan percakapan dengan Trump sebagai "terbuka dan juga substantif," serta mengutarakan bahwa pemimpin Negeri Paman Sam yang dimaksud mengakui apa yang ia gambarkan sebagai komitmen Rusia terhadap penyelesaian krisis pada negeri Ukraina secara damai.

"Presiden Negeri Paman Sam menyampaikan posisinya mengenai gencatan senjata dan, pada bagiannya, juga mencatatkan bahwa Rusia menyokong penyelesaian damai krisis Ukraina, kita belaka wajib menentukan cara paling efektif untuk menggerakkan menuju perdamaian," katanya.

Menurut Putin, gencatan senjata dengan negeri Ukraina mungkin saja hanya berlangsung setelahnya kesepakatan yang dimaksud relevan tercapai, juga baik Rusia maupun tanah Ukraina harus menemukan kompromi yang dimaksud dapat diterima bersama.

"Kami sudah setuju dengan presiden Negeri Paman Sam bahwa Rusia akan mengusulkan serta siap bekerja mirip dengan pihak negara Ukraina di sebuah memorandum tentang kemungkinan perjanjian damai pada masa mendatang," katanya.

Memorandum yang disebutkan akan mendefinisikan banyak kedudukan seperti prinsip penyelesaian, waktu kemungkinan perjanjian damai, termasuk kemungkinan gencatan senjata untuk waktu tertentu jikalau kesepakatan tertentu tercapai.

Rincian percakapan tersebut, menurut Trump telah dilakukan disampaikan untuk Presiden negeri Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron kemudian pejabat Eropa tak lama pasca berakhir.

Sumber: Anadolu

Artikel ini disadur dari Usai telepon Putin, Trump sebut Moskow dan Kiev akan berunding